Pendahuluan
Import Ovf
Hal pertama yang dilakukan adalah melakkukan import ubuntu pada mesin virtualisasi baik Virtualbox, VMware ataupun virtualisasi lainnya. Jaringan yang digunakan adalah NAT atau Bridge, pastikan mesin vm memiliki IP
Untuk Virtualbox, ovf dapat diimport melalui menu File/Import Appliance, seperti pada gambar berikut

Sedangkan, untuk VMware, ovf dapat diimport melalui menu File/Open, seperti pada gambar berikut

User Root
pastikan ganti user anda menjadi user root dengan mengetikkan perintah dibawah untuk memudahkan proses instalasi, karena semua tahap instalasi akan kita gunakan user root sebagai admin.
sudo su
IP
Kemudian pastikan os anda sudah memiliki ip lokal dengan mengetikkan ip addr, kurang lebih outputnya adalah:
1: lo: <LOOPBACK,UP,LOWER_UP> mtu 65536 qdisc noqueue state UNKNOWN group default qlen 1000
link/loopback 00:00:00:00:00:00 brd 00:00:00:00:00:00
inet 127.0.0.1/8 scope host lo
valid_lft forever preferred_lft forever
inet6 ::1/128 scope host
valid_lft forever preferred_lft forever
2: ens33: <BROADCAST,MULTICAST,UP,LOWER_UP> mtu 1500 qdisc fq_codel state UP group default qlen 1000
link/ether 00:0c:29:ce:43:4a brd ff:ff:ff:ff:ff:ff
inet 192.168.38.3/24 brd 192.168.38.255 scope global dynamic ens33
valid_lft 1650sec preferred_lft 1650sec
inet6 fe80::20c:29ff:fece:434a/64 scope link
valid_lft forever preferred_lft forever
IP yang digunakan pada contoh diatas adalah 192.168.38.3 pada interfacce ens33, yang berbeda masing masing DHCP mesin VM yang digunakan.
Kemudian untuk memastikan mesin tersambung ke internet lakukan ping ke dns google
ping 8.8.8.8
SSH
Untuk memudahankan, dapat dilakukan remote via ssh langsung ke ip target mesin menggunakan aplikasi seperti putty atau mobaxterm dan sejenisnya.
